Home » » 30 Serpihan Bom dari Punggung Kapolres Cirebon

30 Serpihan Bom dari Punggung Kapolres Cirebon

Jakarta - Tim dokter RS Pertamina berhasil mengangkat 30 serpihan bom yang bersarang di punggung Kapolres Cirebon AKBP Herukoco. Kondisi mantan Kasatlantas Polwiltabes Bandung itu sudah berangsur stabil.


Salah satu dokter RS Pertamina, Zaenal Arifin Bahrum, mengatakan serpihan bom sudah diangkat setelah melalui proses operasi. Herukoco merupakan salah satu dari 30 korban luka akibat bom bunuh diri di masjid milik Mapolres Cirebon Kota.



"Tim dokter yang menanganinya sudah mengangkat sekitar 30 serpihan yang terdiri dari paku, mur, dan seng," ungkap Zaenal di RS Pertamina, Kota Cirebon, Sabtu (16/4/2011).



Lebih lanjut ia menjelaskan, operasi terhadap Herukoco melibatkan lima dokter yang terdiri dari dokter umum, bedah orthopedi dan ahli syaraf.



"Saat ini kondisi Pak Kapolres sudah stabil," kata Zaenal.



Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco ikut menjadi korban luka bom bunuh diri di masjid Mapolresta Cirebon. Karena terkena banyak serpihan ledakan bom, Herukoco pun harus menjalani operasi di RS Pertamina Cirebon.



Ledakan terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat. Ledakan berasal dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban.



(bbn/rdf)


Random post

Loading...